Sampai akhir September 2012, Penanaman Modal Asing (PMA) di sektor Pariwisata di Indonesia meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, mencapai Rp. 6,9 triliun. Hal ini sebanding dengan periode yang sama tahun 2011, ketika USD 2,5 miliar atau diinvestasikan dalam Indonesia Tourism industry.
Sementara Investasi Pariwisata Dalam Negeri (PMDN) juga meningkat signifikan dari Rp. 394.200.000.000 pada tahun 2011 menjadi Rp. 860 miliar sampai September 2012, kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Pangestu berbicara pada Hari Pariwisata Investasi Indonesia (ITID) forum terakhir 22 Okt 2012.
Investasi tinggi Pariwisata telah tumbuh sepadan dengan pertumbuhan positif ekonomi Indonesia. Investasi Pariwisata di Indonesia diarahkan untuk pengembangan situs resor terintegrasi, karena resort terintegrasi tersebut tidak hanya mendorong pembangunan fasilitas wisata seperti hotel, tetapi juga akan meningkatkan pengembangan lingkungan sekitarnya, pariwisata bijaksana, sosial, budaya dan alam-bijaksana , selain meningkatkan kualitas pariwisata.
Nasional Indonesia Pariwisata Rencana Induk (RIPPARNAS) telah mengidentifikasi 88 kelompok Tujuan Strategis dan 88 Tujuan utama, yang 16 akan diberikan prioritas pembangunan dalam 3 sampai 5 tahun ke depan, kata Menteri Mari Pangestu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar